Tuesday, October 28, 2014

Cara membuat WBS dengan contoh sesuai dengan Penulisan Ilmiah

WBS adalah merupakan kependekan dari Work Breakdown Structure. Work Breakdown Structure merupakan proses awal dari project management yang membagi dalam fase-fase project. Dalam WBS kita akan membuat daftar fase-fase pengerjaan project. Beberapa fase tergantung dari fase sebelumnya, tetapi ada juga beberapa fase yang bisa dikerjakan secara bersama-sama. Dari analisa ini kita bisa memperkirakan kapan project bisa dimulai dan kapan project bisa selesai.

Pada penulisan Ilmiah ini berjudul “ Aplikasi Mobile Membaca Angka Dalam Bahasa Daerah Menggunakan App Inventor ”. Di dalam penulisan ilmiah, saya menggunakan teknik WBS yang mampu mempermudah pengerjaan penulisan ini.

Aplikasi ini memiliki 53 halaman. Halaman pertama yaitu Halaman awal, yang berisikan Menu tentang aplikasi dan tombol button menu masuk ke dalam aplikasi. Halaman kedua yaitu menu tentang aplikasi tersebut, yang berisikan informasi mengenai informasi dari aplikasi tersebut. Halaman ketiga yaitu tampilan menu, yang berisikan button bahasa jawa, bahasa sunda, bahasa bugis, bahasa minang, dan bahasa bali. Halaman keempat dan seterusnya adalah tampilan halaman yang berisi Angka 1-10 pada tiap menu bahasa yang di dalamnya terdapat fitur suara dan gambar.

Contoh WBS dalam Penulisan Ilmiah saya:


Saturday, October 18, 2014

Tugas Pertemuan 2 "Fitur Layout Telematika"

Perkembangan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika

Konsep jaringan komputer lahir sekitar Tahun 1940-an di Amerika, dari sebuah proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan group riset di Harvard University, yang dipimpin oleh Prof. H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Dalam rangka meningkatkan efisiensi kerja maka dibuat proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program dapat dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Pada Tahun 1950-an, saat jenis computer mulai membesar hingga terciptanya super computer, maka sebuah computer harus melayani beberapa terminal. Untuk itu, ditemukan konsep distribusi proses yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Dengan demikian, bentuk jaringan (network) computer pertama kali diaplikasikan.

Selanjutnya, perkembangan jaringan komputer global dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga dapat saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Saturday, October 11, 2014

Tugas Pertemuan 1 "Telematika"

Definisi dari telematika?
Berasal dari bahasa Perancis : "Telematique" (dipopulerkan pertama kali pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe). 

Menurut Pengantar MK. Hukum Telematika FH UI
Istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan digital atau the net.

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia
Teknologi Telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan Informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, TELEMATIKA diartikan sebagai singkatan dari TELE= telekomunikasi, MA = multimedia, dan TIKA = informatika. 

Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL):
Telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia. 

Saturday, May 31, 2014

Tugas 4 bahasa indonesia 2

Menyongsong Era Baru Sistem Operasi dengan 64 Bit

Prosesor 64 bit sebenarnya merupakan barang baru, namun penggunaanya masih terbatas atau untuk keperluan khusus. Software yang kompatibel dengannya juga masih terbatas. Namun, kehadiran prosesor 64 bit untuk deskop ini akan mengubah segalanya.

Pada umumnya prosesor yang digunakan pada PC selama ini merupakan generasi 32 bit. Hal yang digunakan, baik sistem operasi maupun aplikasi pendukungnya masih menggunakan sistem berbasis 32 bit. Teknologi 64 bit selama ini masih dirasakan terlalu “canggih” untuk digunakan oleh kebanyakan pengguna PC. Namun, dirilisnya prosesor AMD Athlon 64 tampaknya telah mengubah anggapan tersebut. Selain dapat berjalan di atas software berbasis 64 bit, prosesor baru ini juga kompatibel dengan software berbasis 32 bit.

Dari momentum tersebut, dukungan untuk platform 64 bit kembali menghangat. Microsoft baru saja merilis Windows XP 64-Bit Edition versi  Beta untuk platform AMD Athlon 64 yang dikombinasikan dengan Windows terbaru tersebut. CHIP mencoba beberapa aplikasi populer di atas platform ini. Hasilnya, memang tidak semua aplkasi bisa berjalan dengan baik. Bahakan beberapa di antaranya menolak untuk di install.

Windows XP 64-Bit ini memang dapat menjalankan “sebagian” aplikasi 32 bit yang beredar, atau dengan kata lain, tidak semua aplikasi 32 bit yang ada saat ini dapat dijalankan di atas platform Windows XP 64-Bit tersebut. Teknologi Windows on Windows 64 (WOW64) yang terdapat di Windows XP 64-Bit secara teoritis memungkinkan aplikasi 32 bit untuk bisa bekerja tanpa masalah. Sayangnya, hal ini sudah dibahas di atas, dari hasil percobaan CHIP beberapa aplikasi 32 bit menolak untuk berjalan di atas Windows XP 64-Bit.

Aplikasi 32 bit yang bisa dijalankan tampaknya belum menunjukan kemampuan yang sebenarnya. Hal ini sangat wajar, karena untuk memanfaatkan generasi 64 bit secara optimal, sebuah software harus di kompilasi ulang. Beberapa kode program juga harus diubah agar bisa berjalan dengan maksimal. Namun beberapa produsen software yang mulai merilis versi 64 bit dari software-software mereka. Versi ini biasanya menghadirkan optimalisasi dan kompatibilitas untuk platform baru ini. Tentunya, dukungan untuk software 64 bit akan semakin diharapkan.

Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux besar seperti SuSE, Mandrake, dan RedHat (Fedora Project) juga telah siap dengan sistem operasi 64 bit-nya, baik untuk platform AMD maupun Intel. Distribusi lain juga akan segera menyusul. Dengan semakin banyak hardware dan software yang kompitable dengan sistem berbasis 64 bit, tampaknya era 64 bit akan segera tiba.

Sumber : Majalah CHIP Edisi 5 2004

Topik               : Windows XP 64-Bit Edition

Tujuan             : Agar mengetahui para pengguna komputer, bahwa kehadiran prosesor 64 bit   untuk deskop ini akan mengubah segalanya. 

Artikel tersebut termasuk eksposisi, karena artikel tersebut berupa penjelasan dan artikel ini mempunyai fungsi untuk menjelaskan sesuatu hal-hal yang baru.

S1+P1(+O/pel)(+ket)
Windows XP 64-Bit ini memang dapat menjalankan “sebagian” aplikasi 32 bit yang beredar
Subjek: Windows XP 64-Bit
Predikat: Dapat menjalankan
Objek: aplikasi 32 bit
Keterangan: yang beredar

S1+P1+Konjungsi+S2+P2
Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux besar seperti SuSE, Mandrake, dan RedHat (Fedora Project) juga telah siap dengan sistem operasi 64 bit-nya
Subjek 1: Microsoft
Predikat 1: tidak hanya
Konjungsi: Tetapi
Subjek 2: SuSE, Mandrake, dan RedHat
Predikat 2: juga telah siap

S1+P1
CHIP mencoba beberapa aplikasi populer di atas platform ini
Subjek: CHIP
Predikat: mencoba

Konjungsi+S2+P2
Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux
Konjungsi = Tidak hanya
Subjek = Microsoft
Predikat = distribusi

·         Hubungan koordinatif
i)        Versi ini biasanya menghadirkan optimalisasi dan kompatibilitas untuk platform baru ini.
ii)      Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux besar seperti SuSE, Mandrake, dan RedHat (Fedora Project) juga telah siap dengan sistem operasi 64 bit-nya, baik untuk platform AMD maupun Intel.

iii)    Dengan semakin banyak hardware dan software yang kompitable dengan sistem berbasis 64 bit, tampaknya era 64 bit akan segera tiba.

iv)    Prosesor 64 bit sebenarnya merupakan barang baru, namun penggunaanya masih terbatas atau untuk keperluan khusus.

v)      Windows XP 64-Bit ini memang dapat menjalankan “sebagian” aplikasi 32 bit yang beredar, atau dengan kata lain, tidak semua aplikasi 32 bit yang ada saat ini dapat dijalankan di atas platform Windows XP 64-Bit tersebut.

·         Hubungan korelatif
i)        Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux besar seperti SuSE, Mandrake, dan RedHat (Fedora Project) juga telah siap dengan sistem operasi 64 bit-nya, baik untuk platform AMD maupun Intel.

ii)      Hal yang digunakan, baik sistem operasi maupun aplikasi pendukungnya masih menggunakan sistem berbasis 32 bit.

iii)    Tidak hanya Microsoft, tetapi juga distribusi Linux besar seperti SuSE, Mandrake, dan RedHat (Fedora Project) juga telah siap dengan sistem operasi 64 bit-nya, baik untuk platform AMD maupun Intel.

·         Hubungan subordinat
i)        Distribusi lain juga akan segera menyusul.

ii)      Dengan semakin banyak hardware dan software yang kompitable dengan sistem berbasis 64 bit, tampaknya era 64 bit akan segera tiba.


Friday, May 2, 2014

Kajian dalam bidang multi disiplin ilmu Linguistik dan Komputasi

Ilmu linguistik adalah ilmu dimana dasar dalam mempelajari keahlian berbahasa. Ilmu linguistik seringkali digunakan dalam bahasa Indonesia dalam menentukan arti bahasa tersebut. Selain itu ilmu linguistik juga seperti halnya fisika dan kimia yang dimana simbol dan rumus-rumus yang digunakan dalam fisika dan kimia menggunakan bahasa yang memiliki artinya tersendiri.

Komputasi adalah ilmu dalam bahasa pemrograman komputer, yang dimana digunakan untuk menentukan berbagai macam masalah dari sebuah data masukan.  Komputasi juga termasuk ilmu matematika dan teknik meyelesaikan bilangan numerik dimana penggunaan komputer di tugaskan untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu sains.

Hubungan antara Komputasi dengan ilmu lingustik dalam keahlian berbahasa sangatlah berhubungan. Karena di dalam ilmu komputasi tidak bisa dilepaskan dengan bahasa, terutama bahasa pemrograman. Di dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Referensi
http://dwijati.wordpress.com/komputasi-modern/
Copyright © 2010-2014 All Right Reserved kisutmengkerut.com